Friday, 20 November 2020

Tekankan Menjadi Muslim yang Moderat, UAS Terangkan dalam KULIAH UMUM di POLNES Bersama Struktural dan Mahasiswa Featured

Written by
Rate this item
(2 votes)

SAMARINDA - Dinamika keagamaan di Indonesia terus mengalami ujian, perbedaan pendapat mengenai keislaman dan kebangsaan kembali mencuat. Padahal, konsep Islam yang dijalankan masyarakat sudah terjadi berabad-abad lamanya. Sejalan dengan itu, Politeknik Negeri Samarinda (Polnes) menghadirkan Ustadz Abdul Somad (UAS) untuk mengisi kuliah umum terkait "Moderasi Islam". Acara yang berlangsung di Masjid Addinurrasyid Polnes, Jalan Cipto Mangunkusumo, Kelurshan Gunung Panjang, Kota Samarinda ini berlangsung secara daring dan luring, Kamis (19/11).

 

Saat memberi kuliah umum, Ustadz Abdul Somad mengingatkan kepada mahasiswa dan mahasiswi agar menjadi muslim yang moderat. Serta mampu memahami agama Islam secara kaffah. Bahwasanya, ilmu tidak terbatas dan Islam mampu menjawab tantangan zaman tanpa membedah-bedahkan antara satu dengan yang lainnya. 

Islam hadir membawa kedamaian bagi umat manusia. Untuk itu, selalu istikomah dalam kebaikan dan menyikapi hidup seakan kekal selamanya.

Sementara itu, Dikertur Polnes Ramli menyebut, kuliah umum tersebut dalam rangka meningkatkan wawasan mahasiswa mahasiswi untuk menumbuh kembangkan pola pemikiran islam yang rahmatan lil alamin, islam yang mengayomi semua anak bangsa. Dengan demikian ke depannya mereka menjadi pemimpin-pemimpin amanah disertai pemikiran yang moderat. Selain itu kata dia, hal ini juga salah satu upaya membina karakter mahasiswa Politeknik Negeri Samarinda.

"Kuliah umum merupakan agenda rutin Polnes. Namun kali ini kami mengundang Ustadz Abdul Somad untuk memberikan pencerahan kepada mahasiswa mahasiswi dan seluruh civitas kademika Polnes," jelasnya.

Sebagia mana yang disampaikan, bahwa kita menjadi islam harus senantiasa memiliki jiwa kebangsaan dan peduli dengan sesama, baik yang seiman maupun tidak tanpa ada sekat didalamnya. Islam bukanlah agama yang mengusung arus keras, bukan agama yang cepat mengkafirkan bahkan membid'ahkan orang lain. Melainkan yang rahmatan lil alamin sesuai ajaran Nabi Muhammad SAW. Intinya saling menghargai antara satu dengan yang lain.

"Kami berharap mahasiswa mahasiswi Polnes memiliki pemahaman yang baik, nasionalismenya kuat sehingga mampu tampil mengisi pembangunan di masa yang akan datang. Sehingga tidak muda terhasut terhadap hal-hal yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa," harapnya.

Read 119 times Last modified on Tuesday, 24 November 2020

Media

Login to post comments

Kalender Akademik 2019-2020 (Ref. Covid-19)

Pengunjung Aktif

We have 1216 guests and no members online

010008631
Hari ini
Kemaren
Minggu ini
Minggu kemaren
Bulan ini
Bulan kemaren
reset tgl. 21-01-2019
9087
24769
92627
9730686
620010
735527
10008631

IP Anda: 3.238.107.166
2020-11-26 09:42
Copyright © 1986 - 2020 | POLNES Official website: www.polnes.ac.id Email: polnes@polnes.ac.id atau humas@polnes.ac.id 
Dikelola Oleh: UPT. TIK Created by: NS

Search