Wednesday, 28 October 2015 12:47

TIM RISET AKSI POLITEKNIK NEGERI SAMARINDA BERBAGI CERITA SUKSES DALAM FORUM PROGRAM RISET AKSI USAID HELM Featured

Written by 
Rate this item
(0 votes)

Jakarta – Pada 30 September dan 1 Oktober 2015, proyek Higher Education Leadership and Management (HELM) yang didukung oleh United States Agency for International Development (USAID) menyelenggarakan Forum Program Riset Aksi(PRA) di Yogyakarta.

 Forum ini bertujuan untuk memberikan kesempatan belajar mengenai berbagai inisiatif riset aksi guna dalam mengembangkan kapasitas individu dan institusi yang dilakukan oleh15 institusi pendidikan tinggi.

Forum bertujuan untuk membangun jaringan kerja institusi pendidikan tinggi untuk meningkatkan perbaikan manajemen perubahan lewat pendekatan riset aksi.

 Dhinakara-WID 6894-LowDr.Ir. Paristiyanti Nurwardani, MP, Direktur Pembelajaran DIKTI dalam presentasinya menyatakan peran penting riset aksi dalam memperkuat tri darma pendidikan. “Forum Riset Aksi ini memberikan kesempatan untuk pengembangan capacity building bagi individu yang terlibat dan juga capacity building bagi institusi.” Beliau mengajak semua professional pendidikan tinggi di Indonesia untuk segera bertindak, memulai dari diri sendiri untuk memperkuat tri darma pendidikan di institusi pendidikantinggi Indonesia. Dalamsambutannya, Dr. Paristiyanti juga memberikanpenjelasanmengenaiberbagairencana program Kemenristekdiktipadatahun 2016 yang diantaranyaberfokuspadapeningkatankesiapankerjamahasiswa, penguatanperempuan di pendidikantinggi, kemudahan transfer kreditdari SMK kepoliteknik, sertaribuanbeasiswa yang tersedia.

PRA USAID HELM telah diterapkan sejak 2012 oleh 10 universitas dengan 20 peneliti awal. Mereka memulai PRAdenganmenggunakanbeberapalembaga pendidikantinggi di Thailand dan Filipinasebagaitolakukurdanstudi banding. Para peneliti yang bergabungdengan PRA sejakawaltersebut berbagi informasi mengenaiPRAtersebut pada forum USAID HELM Juni 2013. "Sampai saat ini, sebagian besar dari mereka telah berhasil mempertahankan keberlanjutan PRA," kata Martha Silalahidari USAID HELM.

Dhinakara-WID USAID 201509 6273-LowTim PRA Politeknik Negeri Samarinda (POLNES) yang diwakili oleh Marinda Rahim, ST., MT, Zainal Arifin, ST., MT., dan Alwathan, ST, M.Si, hadir dalam forum untuk berbagi cerita mengenai program riset aksi mereka yang berjudul “Peningkatan Budaya Penelitian Melalui Mekanisme Corporate Social Responsibility (CSR) Industri”. Sebagai mana dijelaskan, riset tim POLNES ini dilakukan karena adanya kesadaran bahwa belum adanya kolaborasi bidang penelitian dan pengabdian pada masyarakat POLNES dengan industry yang disebabkan antara lain oleh masih lemahnya memahami kebutuhan industri dan out put riset hanya berdampak akademik dan bukan berdampak pada kepentingan stakeholder. Melalui program riset aksi tim Polnes berupaya menyusun dan melaksanakan tahapan untuk membangun kerjasama dan komunikasi dengan industri melalui mekanisme CSR. Pelaksanaan program riset aksi dilakukan dengan melibatkan industri VICO yang berlokasi di Desa Muara Badak Ulu, dan kelompok warga Desa Muara Badak Ulu sebagai khalayak sasaran program CSR. Polnes bertindak sebagai institusi yang menghubungkan VICO dan warga Desa Muara Badak Ulu serta menjadi inisiator program CSR yang akan dilakukan melalui penyediaan teknologi tepat guna dan pelatihan bagi warga Desa Muara Badak Ulu.

PRAadalah bagian dari program pengembangan kapasitas jangka panjang untuk mengatasi tantanganyang terkait manajemen. PRAdidorongoleh prakarsa lokal dan didukung oleh sumber daya masing-masing universitas selama pelaksanaannya, dengancaramenilik tantangan-tantangan dalam lembaga tinggi, mereka melaksanakan penelitian untuk mencari jalan keluar terhadap tantangan, juga menggagas penelitian. "Pelaksanaan metodologi PRAbukan hanya merujukpada hasil, tetapi juga memperhatikanpada proses kerja yang melibatkan banyak orang demi suatu perubahan," kata Martha Silalahi.

Higher Education Leadership and Management adalah proyek lima tahun USAID bekerja sama denganDirektorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (RISTEK-DIKTI), melalui pendekatan holistik dan inovatif. Tujuannya untuk memperkuat kepemimpinan dan kapasitas pengelolaan sektor pendidikan tinggi Indonesia melalui empat bidang utama (kepemimpinan, keuangan, penjaminan mutu, dan kerja sama). USAID HELM bekerja sama dengan 50 perguruan tinggi di seluruh Indonesia.

POLNES

# # #
USAID Contractor
Level 3, Corner 9, Jalan Melawai IX no 2, Jakarta Selatan 12160
Ph: (62 21) 7224626 Fax: (62 21) 7224725

Read 2073 times Last modified on Wednesday, 28 October 2015 13:10
Nasikin Sani

Web Developer | Video Production | Pilot Drone

Member of APDI

Website: nasikin.polnes.ac.id
Login to post comments