Friday, 08 February 2019

PROGRAM RETOOLING DALAM NEGERI: MEKANOTRIKA

Written by
Rate this item
(0 votes)

BY: RUSMA

Pelaksanaan retooling bidang mekatronika memiliki 5 materi pokok yang teramu dalam 2 bentuk kegiatan inti yaitu teori sekaligus praktek. Metode yang digunakan adalah metode pembelajaran aktif dan kolaboratif yaitu dengan melibatkan partisipasi aktif dari peserta dan meminimalkan perbedaan-perbedaan antar individu sehingga masing-masing peserta dapat saling membantu apabila masih terdapat project yang belum terselesaikan. Langkah-langkah kegiatan retooling dilaksanakan dengan membagi kelompok kecil yang terdiri dari 2 orang atau lebih dalam melakukan proses diskusi dan praktik.

Peserta retooling juga mendapatkan sertifikat kompetensi bagi yang telah lulus tes pada kompetensi yang diujikan. Sertifikat yang akan didapatkan ada 2 yaitu sertifikat ASSOCIATE CSWA dan Festo. Kedua sertifikat tersebut dapat dijadikan sebagai dasar bagi dosen vokasi bahwa mereka layak mengajar dibidang mekatronika khususnya pada perancangan mekanik dan kontrol elektro pneumatik menggunakan PLC.

 

Bedasarkan deskripsi luaran kegiatan yang telah diuraikan pada sub bab sebelumnya, maka secara tidak langsung akan memberikan banyak manfaat khususnya pada masing-masing peserta yang berfungsi sebagai dosen vokasi dan secara umum bagi mahasiswa serta masyarakat. Kompetensi yang didapatkan selama retooling ini dapat diterapkan pada sistem perkuliahan di perguruan tinggi vokasi masing-masing. Tentunya ada beberapa kendala yang menjadi pokok permasalahan pada perguruan tinggi vokasi yaitu kelengkapan fasilitas laboratorium praktek di perguruan tinggi kemungkinan masih ada yang belum lengkap, dan ini terjadi pada beberapa keluhan peserta retooling.

Satu hal penting lainnya adalah bahwa tujuan utama dari pelaksanaan retooling ini yaitu agar peserta terbuka wawasannya terhadap bidang ilmu yang dalaminya. Sehingga target minimalnya adalah mereka mengetahui apa saja yang menjadi kekurangan pada perguruan tinggi masing-masing dan berusaha untuk melengkapinya berdasarkan kebutuhan yang disesuaikan pada kompetensi bidang mekatronika.

Retooling ini juga mempertemukan beberapa dosen vokasi dari berbagai perguruan tinggi yang berbeda-beda sehingga terjalin komunikasi dan sharing antara panitia dan peserta agar muncul solusi untuk melengkapi kekurangan yang ada. Disamping itu, penyelarasan kurikulum bidang mekatronika merupakan hal yang sangat penting agar kompetensi yang diajarkan pada beberapa perguruan tinggi khususnya bidang mekatonika dapat disamakan. Tujuan ini tentunya agar lulusan mahasiswa teknik Mekatronika dalam berbagai perguruan tinggi di Indonesia memiliki kompetensi yang sama dan siap diserap oleh industri.

Read 458 times
Nasikin Sani

Web Developer | Video Production | Pilot Drone

Member of APDI

nasikin.polnes.ac.id
Login to post comments

Search