Retooling

Retooling (7)

By Surahman

Politeknik Negeri Samarinda tahun 2018 memberangkatkan 5 dosen program Retooling ke Luar Negeri dan 5 Dosen Retooling Dalam Negeri. Adapun program Retooling Luar Negeri terdiri dari: 1 orang retooling program IT ke Korea, 2 orang retooling Oil & Gas ke USA, 1 orang Retooling Maritime Transportation ke Kanada dan 1 orang ke Jerman.

Program Retooling Luar Negeri sangat bermanfaat bagi staf pengajar oleh karena selain mempelajari ilmu, dosen juga mempelajari adat istiadat, budaya dan bahasanya. Banyak hal positip yang peserta dapatkan. Selain mendapatkan materi dan sertifikat, peserta juga mendapatkan pengalaman industry. Hal ini dikarenakan peserta juga diajak site visit dan melakukan beberapa praktikum di industry.

Friday, 08 February 2019

RETOOLING USA: OIL AND GAS

Written by

BY:  ALWATHAN

 

Program Retooling USA dengan target utama adalah peningkatan kompetensi dosen di bidang Pengelolan minyak dan gas bumi memerlukan symberdaya manusia yang berkualitas, tentu memiliki relevansi yang sangat kuat dengan potensi sumber daya alam. Khususnya di Kalimantan Timur yang dikenal sebagai lumbung energi, potensi minyak dan gas bumi kemudian ditopang dengan hadirnya industr besar yang berorentasi pada minyak dan gas. Pertamina yang berada di Balikpapan, Vico yang berada di Muara Badak, Badak LNG yang berada di Bontang, TOTAL yang berada didaerah Sanga-Sanga. Oleh karenanya semangat retooling dari Kemenrstek Dikti tentu akan berdampak pada pengembangan institusi terlebih pada pengembangan program study.

Kegiatan retooling bidang Oil dan Gas, baru saja dilaksanakan di Texas USA adapun peserta yang diseleksi dari 50 pendaftar dari berbagi Politeknik Di Indonesia terdapat 24 orang yang berhasil lulus mengikuti program tersebut 2 orang diantranya berasal dari Jurusan Teknik Kimia Politeknik Negeri Samarinda atas nama, Alwatahan dan Arif Adiksana.  

BY: RUSMA

Pelaksanaan retooling bidang mekatronika memiliki 5 materi pokok yang teramu dalam 2 bentuk kegiatan inti yaitu teori sekaligus praktek. Metode yang digunakan adalah metode pembelajaran aktif dan kolaboratif yaitu dengan melibatkan partisipasi aktif dari peserta dan meminimalkan perbedaan-perbedaan antar individu sehingga masing-masing peserta dapat saling membantu apabila masih terdapat project yang belum terselesaikan. Langkah-langkah kegiatan retooling dilaksanakan dengan membagi kelompok kecil yang terdiri dari 2 orang atau lebih dalam melakukan proses diskusi dan praktik.

Peserta retooling juga mendapatkan sertifikat kompetensi bagi yang telah lulus tes pada kompetensi yang diujikan. Sertifikat yang akan didapatkan ada 2 yaitu sertifikat ASSOCIATE CSWA dan Festo. Kedua sertifikat tersebut dapat dijadikan sebagai dasar bagi dosen vokasi bahwa mereka layak mengajar dibidang mekatronika khususnya pada perancangan mekanik dan kontrol elektro pneumatik menggunakan PLC.

Friday, 08 February 2019

RETOOLING DALAM NEGERI: PLC

Written by

BY: DADANG SUHERMAN

Pada program Retooling Vokasi Dosen yang dilaksanakan di Politeknik Manufaktur Bandung bidang Programmable Logic Controller (PLC) mulai 09 Juli- 31 Agustus 2018, kegiatan yang dilakukan adalah pelatihan terstruktur (teori dan praktek). Selama 8 minggu, peserta pelatihan diharapkan dapat memahami dan menyelesaikan tugas (project) yang diberikan oleh penyelenggara sesuai dengan rentang waktu yang diberikan. Rincian program kegiatan dan tugasnya adalah: Instalasi Motor Listrik (IML), Otomasi Industri (OTM), Pneumatik/Elektro-Pneumatik (PNE), Programmable Logic Controller (PLC), Human Machine Interface (HMI), Flexible Manufacturing System (FMS), dan Project (PRO).

By: MAULITA

Kegiatan Retooling bidang Logistik dan Transportasi ini dilaksanakan di Kota Bandung, Jawa Barat yaitu di Politeknik Pos Indonesia. Dalam pelaksanaan sertifikasi Logistik dan Transportasi ini, Politeknik PosIndonesia bekerjasama dengan Chartered Institute of Logistics and Transport (CILT) dari UK, Inggris. Materi yang diberikan pada retooling ini adalah Business Theory, Business Application, dan Supply Chain Operation.

By: Farman Andrijasa

Pemerintah secara intensif berupaya meningkatkan kualitas dosen perguruan tinggi, diantaranya melalui penyediaan beasiswa studi lanjut ke jenjang S2 dan S3 ataupun program-program tanpa-gelar bagi dosen pendidikan tinggi vokasi baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi turut berperan dalam Program Revitalisasi Pendidikan Tinggi Vokasi dalam menjawab tantangan kebutuhan penyediaan lulusan perguruan tinggi yang mampu bersaing di pasar kerja internasional.

Program ini menyediakan beasiswa Retooling kompetensi dosen perguruan tinggi vokasi untuk meningkatkan kualitas dan kapabilitas dosen sebagai salah satu elemen penting dalam pengembangan lembaga perguruan tinggi. Program ini merupakan kegiatan pelatihan non gelar yang bertujuan untuk mewujudkan pendidikan tinggi yang link and match dengan kebutuhan dunia industri.

Salah satu dosen Polnes (Farman Andrijasa) memilih program retooling luar negeri di Korea Selatan berdasarkan bidang minat yang saya tekuni saat ini yaitu Internet of Things (IoT). Fokus bidang pelatihan yang diikuti adalah IoT Application Programming yang bertujuan untuk mempelajari dan mempraktekan pembuatan aplikasi software android dan  perangkat arduino dan sensor termasuk membangun lingkungan aplikasi dalam bentuk proyek. Lokasi dilaksanakan di Korea Selatan.

By: Tien Rahayu Tulili

Saat ini, Indonesia mulai berbenah dan berpacu untuk mengembangkan kemampuan diri di bidang Iptek guna meningkatkan efisiensi dan daya saing produksi untuk menembus akses pasar internasional yang ketat dan banyak dikuasai oleh negara industri maju. Oleh karena itu diperlukan dukungan perangkat dan fasilitas penelitian dan pengembangan yang memadai di berbagai bidang Iptek khususnya di perguruan tinggi. Salah satu upaya untuk mendukung peningkatan kapasitas dan kompetensi Sumber Daya Manusia di lingkungan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti), Direktorat Karir dan Kompetensi SDM, Direktorat Jenderal Sumber Daya Iptek dan Dikti menyelenggarakan short course di luar negeri bagi dosen dari perguruan tinggi.

Search